Untuk Aku

Hari ini dan detik ini aku masih saja terpaku menghadapi kehidupan yang aku sendiri tidak ingin berada di dalamnya. Tapi siapa yang sanggup menolak takdir Yang Maha Kuasa. Setiap langkah, tawa, amarah dan bahagia terlewat begitu saja tanpa arti di hadapanku.

Aku ini apa…?

Aku ini siapa…?

Aku ini untuk apa…?

Aku ini untuk siapa…?

Pertanyaan – pertanyaan yang begitu kekanak-kanakan itu selalu saja muncul dibenakku. Jika memang aku tidak berguna, untuk apa aku ada, dan untuk apa aku disini…? Sampai kapan aku harus selalu terjebak dengan permainan hidup yang aku sendiri tidak mengikutinya. Aku tak tentu arah…

Apakah aku sedih…?

Apakah aku bahagia…?

Apakah aku marah…?

Jawabannya bukan Ya atau Tidak, tapi jawabannya adalah aku tak dapat merasakan semua perasaan itu lagi. Aku mati rasa. Aku tidak lebih  dari seperti sebuah batu yang terus tenggelam ke dasar Samudera yang terdalam di dunia ini. Hilang dan tenggelam tanpa arti. Hanya menunggu sesuatu yang aku sendiri tidak tahu itu apa.

Setiap orang sibuk dengan semua tujuan hidupnya. Tapi aku….??? Aku hanya bisa terus melangkah tanpa tahu kemana akan ku arahkan hidupku ini. Melangkah dan melangkah ditemani oleh sinar yang semakin lama semakin redup. Melangkah diiringi dengan jeritan – jeritan hati yang tak kunjung usai.

Pelangi….??? Jangan tanyakan itu lagi. Pelangi itu sudah pergi dan tidak tahu apakah akan kembali.

Tapi aku tetaplah aku…Perempuan yang masih mencari sekeping cinta…Hanya Untuk Aku

Advertisements
Published in: on August 11, 2009 at 11:21 am  Comments (4)  
Tags: , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://gataulagi.wordpress.com/2009/08/11/untuk-aku/trackback/

RSS feed for comments on this post.

4 CommentsLeave a comment

  1. You must go on aii…
    teruslah berjalanlah dijalan yang seharusnya kamu tempuh..
    maka suatu saat nanti, kamu akan sampai pada tujuan yang semestinya bakal kamu raih dengan senyuman…
    🙂

  2. assalamualaikum wr wb.

    wah, ketemu lagi, boleh mampir gak nih..??? boleh yah, boleh… selamat berpuasa di bulan ramadhan ya. minal aidin walfaidzin.

    nah karena dah dewasa maka pertanyaanya berubah
    – Darimana saya berasal?
    – Untuk apa saya (manusia) dan kehidupan ini ada?
    – Mau kemana saya (manusia) dan kehidupan setelah ini?

    selamat menjawab yah… aduh senangnya bisa mampir di tempat mbak ai lagi…

    wassalamualaikum wr wb.

  3. Istigfar Uni, …

    Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.
    QS. al-Ma’arij (70) : 19

    KECUALI .. (silakan simak ayat selanjutnya .. :))

  4. Wah lamo indak diupdate.
    Salam kenal…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: